Kamis, 10 November 2011

Etika



A.    PENGERTIAN ETIKA

1.      Asal-usul

      Etika (Etimologi), bersasal dari kata Yunani “Ethos” yang berarti watak kesusialaan atau adat. Identik dengan perkataan moral yang berasal “Mos”  atau jamaknya  “Mores”  yang berarti juga Adat atau Cara hidup.

      Etika dipakai untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang ada.

Contoh:

·         Perbuatan itu bermoral

·         Sesuai dengan norma – Etika

  Istilah lain yang identik dengan Etika adalah:

a.       Susila yang lebih menunjukkan kepada dasar-dasar, prinsip, aturan hidup, yang lebih baik.

b.      Akhlak Moral berarti perilaku.

c.       Etik berarti Ilmu Akhlak.

   Etika merupakan cabang dari filsafat. Etika mencari kebenaran dan sebagai filsafat ia mencari keterangan (benar) sedalam-dalamnya. Sebagai tugas tertentu bagi etika, ia mencari ukuran baik-buruknya bagi tingkah-laku manusia. Etika hendak mencari, tindakan manusia manakah yang baik. (Poejdjawijatna, 1972: 3).

   Jadi , Etika dipandang sebagai Ilmu pengetahuan yang membicarakan masalah yang baik buruknya perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Etika menjadi ilmu yang deskriptif dan lebih bersifat sosiologik.

  Inti etika adalah analisa pernyataan kewajiban. Penilaian bukan moral disinggungkan sejauh diperlukan dalam rangka pembicaraan pernyataan kewajiban.



Sumber: Kuliah Etika. Drs. Achmad Charris Zubair.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar