SUSILA
A.
PENGERTIAN SUSILA
4. Susila
Susila berasal dari kata
“su” dan “sila”. Su adalah awalan yang berarti amat baik, atau sangat baik,
mulia, dan indah. Sedangkan kata sila berarti tingkah laku atau kelakuan.
Susila berarti tingkah laku atau kelakuan yang baik atau mulia yang harus menjadi
pedoman hidup manusia. Manusia adalah makhluk individu dan juga makhluk sosial.
Sebagai individu manusia mempunyai kemauan dan kehendak yang mendorong ia
berbuat baik dan bertindak. Berbuat yang baik (Susila) yang selaras dengan
ajaran agama atau dharma adalah cermin dari manusia yang susila. Manusia susila
adalah manusia yang memiliki budi pekerti tinggi yang bisa diterima oleh
lingkungan di mana orang itu berada.
Pembagian: Pada dasarnya kesusilaan lebih mengacu kepada upaya
membimbing, mengarahkannya, memandu, membiasakan, dan memasyarakatkan hidup
yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat juga
menggambarkan orang yang selalu menerapkan nilai-nilai yang dipandang baik. Ini
sama halnya dengan moral.
___________________________
Krisis susila, disini kita dapat ambil contoh tentang pelaku zina
yang ternyata normanya berbeda antara Amerika Serikat yang banyak kaum mudanya
menganut free sex, dengan Indonesia, apalagi bila kita perbandingkan
dengan norma, nilai dan sanksi dalam Islam sendiri yang sudah begitu jelas dan
gamblangnya.
Antara moral agama pun
akan berbeda dalam beberapa hal berdasarkan agama yang menjadi sumbernya.
Apabila sumbernya adalah yang bertuhan satu, dinamakan monotheitik, dan apabila
sumbernya adalah agama yang bertuhan banyak, dinamakan politheistik. Perbedaan
yang nyata, yaitu dalam tata cara ibadah karena masing-masing agama mempunyai
kesopanan dalam ibadah masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar